Produktif 1 (Merakit PC)

Senin, 25 Januari 2016

Naskah : Kecanduan Internet



Kecanduan internet
Di sebuah desa hiduplah seorang anak remaja bernama ferdi yang inggal bersama ibunya. Ferdi adalah seorang anak yang rajin, cerdas, dan patuh kepada orang tuanya. Sekarang ferdi duduk di bangku kelas 2 smp. Setiap harinya ia berangkat ke sekolah berjalan kaki tanpa lelah dan letih. Di sekolah ia memiliki teman dekat yang bernama putri dan diyan. Hingga pada suatu hari ferdi memasuki hari pertama masuk sekolah  semester dua ....
Ibu ferdi: “ferdi fer..? sudah pagi, ayo bangun nanti kesiangan lho masuk sekolahnya ..’’ (kata ibu ferdi sambil membangunkan si ferdi).
Ferdi: “iyah bu .!”serunya. (sambil beranjak bangun dari tempat tidur untuk mandi dan bersiap-siap ke sekolah).
Beberapa saat kemudian...
Ibu ferdi: “sudah apa belum siap-siapnya fer ..?? kalau sudah ayo sarapan dulu, inih ibu sudah siapkan makanannya.
Ferdi: “iya bu !! ini baru selsai”.(sambil mendekat ke meja makan).
Ibu ferdi: “yaudah makan dulu nanti kalau sudah selesai, piringnya jangan lupa taruh di tempat cucian piring ya”serunya.
Ferdi: “iya bu..
Setelah ferdi selesai makan, ferdipun berpamitan untuk berangkat ke sekolah.
Ferdi: “nah sekarang sudah selesai, ferdi berangkat sekolah dulu ya bu??! (sambil menjabat tangan ibunya). Assalamu’alaikum?
Ibu ferdi: “wa’alaikum salam..”
            Saat berjalan ke sekolah, ferdi bertemu dengan putri. Merekapun berangkat bersama menuju ke sekolah sambil berbincang-bincang ..
Putri: “pagi fer, gimana kabarmu? (sambil tersenyum).
Ferdi: “pagi juga..!alhamdulillah baik, bagaimana denganmu..?
Putri: “baik juga ..
            pada akhirnya mereka berdua pun sampai di gerbang sekolah. Tiba-tiba diyanpun datang menghampiri ferdi dan putri. Mereka berbicara sambil menuju ke kelas mereka..
Diyan: “hai fer, hay put..? (dengan raut wajah gembira).
Ferdi dan putri: “hay juga..
Putri: “kenapa kamu yan, hari ini kelihatannya kamu seneng banget ..?
Ferdi: “iya yan,, kok kamu happy banget, kenapa si? Critain dong ..
Diyan: “gini nihh,, kalian tau gak, kalau hari ini tuh ada murid baru lho?? (membuat ferdi dan putri penasaran).
Putri: “kita ga tau tuh, emang kamu tau dari mana?
Ferdi: “ya bagus dong, jadi kita punya temen baru donk(sambil trsenyum)
Putri: “iya bener tuh kata ferdi,mending nanti waktu istirahat kita temuin aja tuh anak baru gimana?
Ferdi dan diyan: “bener tuh put “
Diyan: “tapi aku  juga belum tau pasti. ya udah yuk kita masuk ke kelas aja dulu, udah mau bel nih. Nanti kita lanjutin lagi waktu istirahat “
          Mereka pun masuk ke kelas, sampai tiba waktu istirahat...ferdi,diyan dan putri pun keluar dari kelas dan menuju kantin.namun di tengah–tengah perjalanan menuju ke kantin, putri pergi begitu saja meninggalkan ferdi dan diyan. Ferdi dan diyan pun sampai di kantin, mereka bertemu seseorang yang duduk sendirian dan mereka langsung mendekatinya.
Ferdi: “hay! Kok kamu sendirian?
Diyan: “apakah kamu murid baru yang baru pindah itu?
Epri: “iya, aku memang murid baru di sekolah ini. Kalian siapa?
Ferdi: “oh ya.. kenalin aku ferdi” (sambil mengulurkan tangannya)
Diyan: “aku diyan .. (sambil mengulurkan tangannya juga)
Ferdi: “oya salam kenal.. senang berkenalan denganmu”
Epri: “sama-sama fer..,yan”
Ferdi: “yaudah.. aku sama diyan mau pergi ke kelas dulu.. sampai ketemu lagi.”
Epri: “ehh.. tunggu, ntar mau ga kita pergi ke suatu tempat??”
Diyan: “ hah? Kemana??”
Epri: “udahlah ntar gue kasih tau deh..”
  Akhirnya merekapun Pergi. Hingga akhirnya Epri  mengajak ferdi dan Diyan
  kesebuah tempat, yaitu warnet. Tempat tongkrongan Epri dulu.
  Ferdi dan Diyan hanya mengikutinya dari belakang..
  Setelah sampai ditempat tujuan, Ferdi dan Diyan pun bertanya Kepada Epri.’
Ferdi: “ini tempat apaan sih? kok ramai? Juga gue  baru pernah kesini..”
Diyan: “iya nih .. kok pada main computer?”
Epri: “nah ini adalah warnet (sambil menunjuk ke dinding  bertuliskan Warnet)”
Ferdi & Diyan : “ooh begitu.. (berbicara kompak sambil berhadapan)”
Epri: “ini nih game favorit aku (sambil menunjuk ke layar Monitor)”
Diyan: “wah bagus yah.. “
Ferdi: “iya bener.. aku bisa ikut main ga?”
Epri: “boleh!”
   Ferdi pun mencobannya, sampai akhirnya mereka lupa waktu
Diyan: “heyy.. udah sore! Ayo pulang?!”
Ferdi : “bentar dulu kenapa?? “
Epri: “iya.. Besok kan kita bisa kesini lagi, Kita besok Membolos aja.. lagian kan besok Cuma 2 mapel”
Ferdi: “ok! Setuju..”
Diyan: “iya Bener.. kan kita bisa main sepuasnya besok!”
Epri: “yaudah kita pulang yuk..!?”
Diyan & Ferdi : “yuk!!’
   Akhirnya mereka berhenti Bermain game dan Melangkah keluar, namun
   penjaga warnet memberhentikan langkah mereka
Penjaga Warnet: “heeh! Mas Mba! Bayar dulu!”
Diyan: “Emang harus bayar?”
Penjaga Warnet: “Harus lah! Namanya juga Warnet!”
Ferdi: “aduhh… aku ga bawa uang lagii.. (dengan Muka cemas)
Diyan:  “terus gimana nih dongg??”
Epri: “yaudah aku yang bayar aja (sambil menyodorkan uang ke penjaga warnet)”
Penjaga warnet : “nah gitu dong bayar.. Lain kali jangan lupa bawa uang kalau kewarnet”



Ferdi: “iya mba, maaf ..”
  Mereka semua pun pergi dari warnet. Hingga mereka berpisah di tengah jalan
  dan kembali ke rumah masing-masing.
Ibu: “eh anakku sudah pulang.. kok sore amat? Enggak kaya biasanya??”
Ferdi: “iya nih bu, tadi ada urusan sampai lupa waktu”
Ibu: “ya Sudah sana.. ganti baju dulu terus langsung makan yah!”
Ferdi: “Iya bu..”
  Sampai  esok harinya… Ferdipun  berangkat ke sekolah.  Baru sampai Gerbang
  Epri dan Diyan pun memangginya.
Diyan: “hay Ferdi ..
Ferdi: “hay Juga..”
Epri: “Gimana?? Jadi nggak nih!? Kamu ikut ke tempat Kemarin?”
Diyan: “iya nih Gimana?? Kamu harus Ikut loh”
Ferdi: “Jadi Dong! Kita pergi sekarang!”
  Sampai ketempat tujuan, tanpa menunggu lama, mereka langsung mencari
  Bilik yang kosong.  Sampai Menjelang sore , Mereka pun Pulang.., sudah berhari-hari mereka melakukan kegiatan diwarnet itu, sehingga mereka kecanduan Warnet. Terkadang mereka suka membolos dan Minggat dari Sekolahan. Sampai Pada akhirnya Kakek tersayang Epri Meninggal dan Epri pun
  sadar semenjak kakeknya meninggal bahwa hidup itu Cuma sekali.. dan
  jangan
  Pernah disia-siakan. Itulah pesan dari Kakek Epri. Esok Harinya disekolah..
  tepatnya pada jam istirahat Ferdi dan Diyan Berjalan Mendekati Epri yang
  Sedang duduk sendirian.
Ferdi: “kamu kenapa??”
Diyan: “iya nih engga kayak biasanya, Mending Kita kewarnet aja..”
Epri: ‘enggak ah.. aku mau tobat aja..’
Ferdi: “yaudah gue sama Diyan Mau minggat kewarnet dulu.. biasa main game!”
Ferdi dan Diyan Pun pergi meninggalkan Epri sendirian. Tiba-tiba putri datang menghampiri Epri dari Belakang dan Menepuk pundaknya.
Putri: “heyy.. kok sendirian??”
Epri: “iya nih, kamu Siapa??’
Putri; “ohya..Perkenalkan  aku Putri nama kamu Siapa?”
Epri: “aku Epri.. ohya kok kamu juga sendirian?? Mana temen-temen kamu?”
  Setelah Mereka berkenalan, mereka menjadi teman dekat. Sedangkan Ferdi dan Diyan . masih saja bermain game  hingga berhar-hari. Hingga ulangan kenaikan kelas pun tiba. Mereka berduapun Mendapat nilai Ulangan yang Mengecewakan. Dan Mereka berduapun Tobat!


SELESAI!