Kecanduan internet
Di sebuah desa hiduplah seorang anak remaja bernama
ferdi yang inggal bersama ibunya. Ferdi adalah seorang anak yang rajin, cerdas,
dan patuh kepada orang tuanya. Sekarang ferdi duduk di bangku kelas 2 smp.
Setiap harinya ia berangkat ke sekolah berjalan kaki tanpa lelah dan letih. Di
sekolah ia memiliki teman dekat yang bernama putri dan diyan. Hingga pada suatu
hari ferdi memasuki hari pertama masuk sekolah
semester dua ....
Ibu
ferdi: “ferdi fer..? sudah pagi, ayo bangun nanti kesiangan lho masuk
sekolahnya ..’’ (kata ibu ferdi sambil membangunkan si ferdi).
Ferdi:
“iyah bu .!”serunya. (sambil beranjak bangun dari tempat tidur untuk mandi dan
bersiap-siap ke sekolah).
Beberapa
saat kemudian...
Ibu
ferdi: “sudah apa belum siap-siapnya fer ..?? kalau sudah ayo sarapan dulu,
inih ibu sudah siapkan makanannya.
Ferdi:
“iya bu !! ini baru selsai”.(sambil mendekat ke meja makan).
Ibu
ferdi: “yaudah makan dulu nanti kalau sudah selesai, piringnya jangan lupa
taruh di tempat cucian piring ya”serunya.
Ferdi:
“iya bu..
Setelah
ferdi selesai makan, ferdipun berpamitan untuk berangkat ke sekolah.
Ferdi:
“nah sekarang sudah selesai, ferdi berangkat sekolah dulu ya bu??! (sambil
menjabat tangan ibunya). Assalamu’alaikum?
Ibu
ferdi: “wa’alaikum salam..”
Saat berjalan ke sekolah, ferdi
bertemu dengan putri. Merekapun berangkat bersama menuju ke sekolah sambil
berbincang-bincang ..
Putri:
“pagi fer, gimana kabarmu? (sambil tersenyum).
Ferdi:
“pagi juga..!alhamdulillah baik, bagaimana denganmu..?
Putri:
“baik juga ..
pada
akhirnya mereka berdua pun sampai di gerbang sekolah. Tiba-tiba diyanpun datang
menghampiri ferdi dan putri. Mereka berbicara sambil menuju ke kelas mereka..
Diyan:
“hai fer, hay put..? (dengan raut wajah gembira).
Ferdi
dan putri: “hay juga..
Putri:
“kenapa kamu yan, hari ini kelihatannya kamu seneng banget ..?
Ferdi:
“iya yan,, kok kamu happy banget, kenapa si? Critain dong ..
Diyan:
“gini nihh,, kalian tau gak, kalau hari ini tuh ada murid baru lho?? (membuat
ferdi dan putri penasaran).
Putri:
“kita ga tau tuh, emang kamu tau dari mana?
Ferdi:
“ya bagus dong, jadi kita punya temen baru donk(sambil trsenyum)
Putri:
“iya bener tuh kata ferdi,mending nanti waktu istirahat kita temuin aja tuh
anak baru gimana?
Ferdi
dan diyan: “bener tuh put “
Diyan:
“tapi aku juga belum tau pasti. ya udah
yuk kita masuk ke kelas aja dulu, udah mau bel nih. Nanti kita lanjutin lagi
waktu istirahat “
Mereka pun masuk ke kelas, sampai
tiba waktu istirahat...ferdi,diyan dan putri pun keluar dari kelas dan menuju
kantin.namun di tengah–tengah perjalanan menuju ke kantin, putri pergi begitu
saja meninggalkan ferdi dan diyan. Ferdi dan diyan pun sampai di kantin, mereka
bertemu seseorang yang duduk sendirian dan mereka langsung mendekatinya.
Ferdi:
“hay! Kok kamu sendirian?
Diyan:
“apakah kamu murid baru yang baru pindah itu?
Epri:
“iya, aku
memang murid baru di sekolah ini. Kalian siapa?
Ferdi:
“oh ya.. kenalin aku ferdi” (sambil mengulurkan tangannya)
Diyan:
“aku diyan .. (sambil mengulurkan tangannya juga)
Ferdi: “oya salam kenal.. senang berkenalan denganmu”
Epri: “sama-sama fer..,yan”
Ferdi: “yaudah.. aku sama diyan mau pergi ke kelas dulu.. sampai ketemu
lagi.”
Epri: “ehh.. tunggu, ntar mau ga kita pergi ke suatu tempat??”
Diyan: “ hah? Kemana??”
Epri: “udahlah ntar gue kasih tau deh..”
Akhirnya merekapun Pergi. Hingga
akhirnya Epri mengajak ferdi dan Diyan
kesebuah tempat, yaitu warnet. Tempat tongkrongan
Epri dulu.
Ferdi dan Diyan hanya
mengikutinya dari belakang..
Setelah sampai ditempat tujuan,
Ferdi dan Diyan pun bertanya Kepada Epri.’
Ferdi: “ini tempat apaan sih? kok ramai? Juga gue baru pernah kesini..”
Diyan: “iya nih .. kok pada main computer?”
Epri: “nah ini adalah warnet (sambil menunjuk ke dinding bertuliskan Warnet)”
Ferdi & Diyan : “ooh begitu.. (berbicara kompak sambil berhadapan)”
Epri: “ini nih game favorit aku (sambil menunjuk ke layar Monitor)”
Diyan: “wah bagus yah.. “
Ferdi: “iya bener.. aku bisa ikut main ga?”
Epri: “boleh!”
Ferdi pun mencobannya, sampai
akhirnya mereka lupa waktu
Diyan: “heyy.. udah sore! Ayo pulang?!”
Ferdi : “bentar dulu kenapa?? “
Epri: “iya.. Besok kan kita bisa kesini lagi, Kita besok Membolos aja..
lagian kan besok Cuma 2 mapel”
Ferdi: “ok! Setuju..”
Diyan: “iya Bener.. kan kita bisa main sepuasnya besok!”
Epri: “yaudah kita pulang yuk..!?”
Diyan & Ferdi : “yuk!!’
Akhirnya mereka berhenti
Bermain game dan Melangkah keluar, namun
penjaga warnet memberhentikan
langkah mereka
Penjaga Warnet: “heeh! Mas Mba! Bayar dulu!”
Diyan: “Emang harus bayar?”
Penjaga Warnet: “Harus lah! Namanya juga Warnet!”
Ferdi: “aduhh… aku ga bawa uang lagii.. (dengan Muka cemas)
Diyan: “terus gimana nih dongg??”
Epri: “yaudah aku yang bayar aja (sambil menyodorkan uang ke penjaga
warnet)”
Penjaga warnet : “nah gitu dong bayar.. Lain kali jangan lupa bawa uang
kalau kewarnet”
Ferdi:
“iya mba, maaf ..”
Mereka semua pun pergi dari warnet. Hingga mereka berpisah di
tengah jalan
dan kembali ke rumah masing-masing.
Ibu: “eh anakku sudah pulang.. kok sore amat? Enggak kaya biasanya??”
Ferdi: “iya nih bu, tadi ada urusan sampai lupa waktu”
Ibu: “ya Sudah sana.. ganti baju dulu terus langsung makan yah!”
Ferdi: “Iya bu..”
Sampai esok harinya… Ferdipun berangkat ke sekolah. Baru sampai Gerbang
Epri dan Diyan pun memangginya.
Diyan: “hay Ferdi ..
Ferdi: “hay Juga..”
Epri: “Gimana?? Jadi nggak nih!? Kamu ikut ke tempat Kemarin?”
Diyan: “iya nih Gimana?? Kamu harus Ikut loh”
Ferdi: “Jadi Dong! Kita pergi sekarang!”
Sampai ketempat tujuan, tanpa menunggu lama,
mereka langsung mencari
Bilik yang kosong. Sampai Menjelang sore , Mereka pun Pulang..,
sudah berhari-hari mereka melakukan kegiatan diwarnet itu, sehingga mereka
kecanduan Warnet. Terkadang mereka suka membolos dan Minggat dari Sekolahan. Sampai
Pada akhirnya Kakek tersayang Epri Meninggal dan Epri pun
sadar semenjak kakeknya
meninggal bahwa hidup itu Cuma sekali.. dan
jangan
Pernah disia-siakan. Itulah pesan
dari Kakek Epri. Esok Harinya disekolah..
tepatnya pada jam istirahat
Ferdi dan Diyan Berjalan Mendekati Epri yang
Sedang duduk sendirian.
Ferdi: “kamu kenapa??”
Diyan: “iya nih engga kayak biasanya, Mending Kita kewarnet aja..”
Epri: ‘enggak ah.. aku mau tobat aja..’
Ferdi: “yaudah gue sama Diyan Mau minggat kewarnet dulu.. biasa main
game!”
Ferdi dan Diyan Pun pergi meninggalkan Epri sendirian. Tiba-tiba putri
datang menghampiri Epri dari Belakang dan Menepuk pundaknya.
Putri: “heyy.. kok sendirian??”
Epri: “iya nih, kamu Siapa??’
Putri; “ohya..Perkenalkan aku
Putri nama kamu Siapa?”
Epri: “aku Epri.. ohya kok kamu juga sendirian?? Mana temen-temen kamu?”
Setelah Mereka berkenalan,
mereka menjadi teman dekat. Sedangkan Ferdi dan Diyan . masih saja bermain game hingga berhar-hari. Hingga ulangan kenaikan
kelas pun tiba. Mereka berduapun Mendapat nilai Ulangan yang Mengecewakan. Dan Mereka
berduapun Tobat!
SELESAI!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar